Terimakasih Sudah Berkunjung
  • 24

    Oct

    Layanan Konten Penyedot Pulsa, Apakah Termasuk Modus Penipuan?

    Pernah mengalami pulsa tau-tau habis padahal tidak dipakai untuk internetan, sms atau telponan? jika anda mengalami ini pasti rasanya jengkel sampai ke ubun-ubun. Aku sendiri mengalami hal ini beberapa bulan belakangan, awalnya aku gak tau kalau pulsaku digerogotin karena sebelumnya nyetok pulsa ratusan ribu pun aman-aman saja. Hingga suatu ketika aku cek pulsa lah kok pulsa berkurang drastis padahal gak aku pakai buat apa-apa, sms kagak, telpon juga kagak, internetan aku pakai nomor lain! (untuk nomerku itu memang sempat aku daftarin paket internet tapi kalau internetan aku biasanya pakai nomer lain). Lalu 18 Oktober 2017 aku DM ke twitter @indosatcare, kata mbak miminnya nomerku terdaftar dilayanan konten. Aku penasaran kok bisa terdaftar? layanan konten premium itu biasanya sms pakai n
    Read More
  • 20

    Oct

    Registrasi SIM Card Dengan NIK dan KK, Antara Ribet dan Was-was

    Udah pada dapat SMS pemberitahuan wajib registrasi sim card dengan NIK dan KK kan? Pasti sudah dong. Selain itu belakangan ini berbagai media juga sudah memberitakan soal ini bahkan para provider juga sudah ada yang mulai aktif mempromosikan program itu di akun-akun sosmed dan sekitarnya. Ketika aturan registrasi sim card dengan NIK dan KK ini mencuat apa sih yang terpikirkan dibenak anda? kalau aku jujur sih merasa ribet dan was-was, ini tuh aman gak karena selain NIK juga KK loh. Dan aku sih belum nyoba daftar, karena entar mulainya kan tanggal 31 Oktober 2017 meski sekarang juga udah bisa katanya. Terus kemarin sempat heboh daftar ulangnya sempat ada yang diminta menyebut nama ibu kandung, hingga akhirnya pak menteri menegaskan gak perlu nyebutin ibu kandung! Mungkin ada yang mikir, &
    Read More
  • 18

    Aug

    Merdeka Dari Hoax dan Nyinyiran di Sosial Media, Bisa Kah?

    Bulan Agustus Indonesia memperingati kemerdekaan dan peringatan di istana #72 nampak meriah dimana Presiden, Menteri dan tamu undangan memakai baju adat dari berbagai daerah. Bahkan ada kontes kostum terbaik dapat sepeda dari pak Jokowi. Selain itu juga nampak adem karena sejumlah mantan Presiden juga kompak hadir dan berfoto bersama. Tapi kalau di sosmed tetep aja ya, ada aja yang statusnya nyinyir. Ada yang bikin meme nuansanya merah putih tapi kata-katanya tetep aja mojokin pemerintah. Indonesia memang sudah merdeka 72th tapi diera sosmed seperti sekarang ini Indonesia belum merdeka dari hoax, nyinyiran atau semacamnya. Bisakah Indonesia merdeka dari hoax, nyinyir dan semacamnya? Bisa asalkan para penggunanya punya kesadaran diri untuk menggunakan sosmed dengan bijak, bukan untuk nyin
    Read More
  • 20

    Dec

    Sosmed Melahirkan Pembenci Atau Justru Menunjukan Sifat Seseorang?

    Penginnya bikin judul “Sosmed Yang Melahirkan Para Pembenci Atau Justru Sosmed Yang Menunjukan Sifat Dasar Seseorang?” tapi karena ada batasan kata jadi judulnya disingkat sedemikian rupa. Semenjak ada sosmed seolah orang bebas mau ngomong apapun (dalam bentuk tulisan). Banyak yang tetep sopan tapi banyak juga yang cinderung nyinyir kasar, bahkan semakin kesini semakin parah loh. Sekarang apapun diributin, misal yang baru saja heboh itu uang edisi terbaru juga diributin dikait-kaitkan dengan mata uang negara lain, apalah apalah. Atau yang sebelumnya kasus bom panci jadi bahan tertawaan bahkan dibilang rekayasa pengalihan isu. Kadang bertanya-tanya banyaknya penyinyir atau bahkan para pembenci itu gara-gara sosmed atau justru sosmed yang bisa menunjukan orang-orang yang dasarny
    Read More
  • 16

    Dec

    Hemm! Ternyata Dibalik Situs Provokatif Meresahkan Itu Ada 25-30jt/bln

    Apakah sebagai pengguna media sosial kamu pernah share situs-situs bernada provokatif seperti misal posmetro? atau kalo gak share ya minimal pernah lihatlah situs seperti posmetro atau semacamnya itu yang gaya judul postingannya seperti apa gitu, tau kan? pokoknya berasa banget nuansa provokatifnya. Dan berdasarkan wawancara yang ketak-ketik baca di tirto dot id sang pemilik posmetro itu mengakui memang beritanya ngambil dari media lain lalu diolah sedemikian rupa dengan gaya provokatif agar menarik perhatian. Jadi si pembuat berita itu memang sengaja membuat informasi yang dicomot-comot dari media lain menjadi berita yang ambigu dengan asupan nana-nada provokatif dan tendisiusnya.  Si pembuat berita tak peduli apakah beritanya akurat atau hanya kontroverisal. Kadang juga sengaja bi
    Read More
- Next

Search

Author

Widhawati
Twitter @mbak_widha || Instagram @widhawatitok

Recent Post