Terimakasih Sudah Berkunjung
  • 3

    Jan

    2017 Tetep Sederhana Ngeblog di Blogdetik

    Tahun 2017 tetep gak ada niat move on dari blogdetik, apapun kekurangan platform yang satu ini aku tetep suka ketak-ketik disini. Aku sendiri merasa bahwa blogdetik itu itu semakin sepi alias gak semeriah dulu! Blogger detiknya sudah banyak yang meninggalkan blogdetik, ada yang memang sudah gak ngeblog lagi dan ada juga yang milih blog ditempat yang lainnya. Kadang pun jadi bertanya-tanya ini blogdetik kok makin sepi aja? yang aktif dan sering posting mungkin tinggal beberapa aja alias gak sebanyak dulu. Dari pihak blogdetiknya kok ya gak bikin sesuatu yang menarik gitu loh, atau mungkin mulai lelah karena blogdetiknya ramai kalo cuma ngadain event dengan embel-embel hadiah doang gitu? Kalo ngomongin blogdetik sebenarnya tampilan yang baru lebih menarik, ketimbang yang dulu! Tapi entah
    Read More
  • 21

    Oct

    Blogger Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang

    Blog ketak-ketik ini lama gak aku update, tadi abis posting terus didasbor lihat tema mingguan tentang hari blogger. Tapi itu sepertinya tema lama, tapi rapopo lah, gak masuk headline rapopo yang penting posting ngasal aja yang berbau-bau blogger, yang penting mak jleb. Ini nuansanya curhat aja ya, berdasarkan pengamatan dari hati yang paling dalam (*halah….). Selama aku mengenal dunia ngeblog, menurutku! ini menurutku loh ya!!!! blogger yang dulu bukanlah yang sekarang, maksudnya? ya semua ada masanya gitu, misal dulu kalau ngumpul atau kopdar gitu suka rela, bahkan ‘urunan’ buat bayar kas atau beli camilan atau apalah gitu. Kalau sekarang kopdar mah gampang, nuansanya juga glamour penuh sponsor gak kalah sama Syahrini deh pokoknya, karena udah gratis, dikasih makan se
    Read More
  • 11

    Jul

    Haruskah Seorang Blogger Membalas Setiap Komentar Di Blognya?

    Cie liburan telah usai, ketak-ketik mohon maaf lahir batin ya karena sudah pasti banyak salah. Hari pertama ngeblog setelah sekian hari libur gak menjamah blog nih. Masih males-malesan, jadi cuma publish-publish komentar yang masuk moderasi deh. Nah ngomongin soal komentar yang masuk di blog mendadak pengen ketak-ketik, itung-itung buat update lah. Selaku blogger haruskah membalas setiap komentar yang masuk ke blognya? yah aslinya sih blogger yang baik itu seharusnya membalas komentar yang masuk sehingga semacam terjadi interaksi antara penulis (blogger) dengan pembaca tulisannya. Pembaca juga pasti lebih senang jika komentarnya ditanggepin alias tidak dicuekin. Tapi jujur sih, kalo aku jarang banget balas-balas komentar apalagi di blog ketak-ketik ini. Itu berarti aku blogger yang gak ba
    Read More
  • 4

    May

    Rahasia Agar Tulisan Menjadi Headline Di Blogdetik

    Sepertinya panggung headline blogdetik bakalan menjadi buruan untuk bulan Mei ini ya karena yang sering masuk headline bakalan dapat kaos spesial yang dibuat terbatas dan sebelumnya belum pernah dibagikan. Event ini tentu membuat blogger detik punya semangat tersendiri untuk terus-terusan posting di blogdetik karena siapa tau masuk headline gitu kan. Mungkin sebagian sudah tau trik-triknya biar postingan memikat hati admin dan alhasil tulisan bertengger di headline. Judul postingan ini pakai kata rahasia, padahal aslinya gak ada rahasia apun karena sebenarnya sudah umum. Ini hanyalah pengalaman pribadi versi ketak-ketik aja ya, yang dari dulu pertama ngeblog sampai sekarang entah berapa kali masuk headline. Dan inilah point-point yang menurutku kenapa sebuah postingan itu bisa masuk head
    Read More
  • 20

    Jan

    Misteri Telur Ceplok, Mengungkap Serunya Blogdetik Dulu Vs Sekarang

    Awal kisah 19 Januari 2016 aku lihat dibalik kaca lemari terlihat sebuah kotak dengan gambar telur ceplok. “iku opo ya?”, tanyaku dalam hati. Karena itu lemari bukan punyaku jadi kuncinya nunggu juru kuncinya dulu. Begitu lemari dibukain, aku baru ingat “oh…. iyo…. “. Itu adalah hadiah karena pada jaman dulu kala (tahun 2012) aku dinyatakan sial saat mengikuti kuis yang dibuat oleh mas Karel Anderson. Dulu saat hadiah itu sampai rumah buru-buru aku masukin ke lemari karena pada saat itu di rumah lagi ada acara aqikahan keponakan jadi banyak orang terutama ibu-ibu dan jatuhnya banyak yang bertanya “itu apa itu apa” , “bagaimana aku bisa mendapatkannya?”, bingung to aku piye seng meh jelasno nang ibu-ibu dan itulah mengapa aku lan
    Read More
-

Search

Author

Widhawati
Twitter @mbak_widha || Instagram @widhawatitok

Recent Post