Terimakasih Sudah Berkunjung
  • 17

    Feb

    Viral Video Baby Massage: Bayi Diayun Secara Extreme, Awas Itu Bahaya!

    Udah lihat video bayi yang ditekuk-tekuk, diputar, diayun-ayunkan? videonya viral disosial media jadi mungkin sebagian pengguna sosmed sudah pada lihat. Buat yang udah lihat berasa ngeri gak? Ngeri kan ya, tapi heran kenapa bayinya gak nangis? sementara kalo didesa misal bayi dipijet mbah dukun dengan kalem aja pada nagis histeris loh ya. Berkitan dengan video baby massage extreme itu banyak respon yang pasti beragam tapi rata-rata kalo orang Indonesia seperti merasa ngeri. Dan salah satu tanggapan yang mecerahkan itu adalah ini:   Ingat ya, bukan lucu-lucuan dan jangan coba-coba. Kalau yang ada didalam video yang viral itu mungkin sudah ahli gitu ya tapi tetep aja ngeri ngelihatnya.   Salam Ketak-ketik,dr Pojokan  
    Read More
  • 10

    Feb

    Inilah Alasan Seseorang Menyebar Hoax, Kamu Pernah Lakukan Yang Mana?

    Kembali lagi ke tema seputar hoax. Ada gak yang punya teman pendidikan tinggi tapi sukanya menyebar hoax? heran gak? karena secara logika kalo orang pendidikan tinggi seolah pinter gitu kan jadi aneh aja kalo sukanya menyebar hoax.  Entah orang berpindidikan tinggi atau tidak pasti kegemarannya menyebar hoax itu ada alasannya. Ini adalah beberapa alasan seseorang menyebar hoax menurut dokter jiwa yang ketak-ketik petik dari detikhealth. 1. Biar Dianggap Paling Update nan Kekinian Biasa faktor gaya-gayaan nih biar dianggap yang paling pertama mengetahui dan memberi tau informasi itu. Soal informasi itu benar atau enggak-nya itu urusan belakangan, yang penting dia jadi yang tercepet update gitu loh. 2. Sengaja Memprovokasi Orang yang menyebar hoax itu kadang memang sengaja memancing k
    Read More
  • 3

    Feb

    Blokir Situs Tak Efektif, Inikah Strategi Paling Pas Memerangi Hoax?

    Lagi-lagi ngomongin soal hoax nih, baca-baca berita sih pemerintah ubah strategi untuk memerangi hoax karena blokir situs diakui tidak efektif! Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan bahwa memerangi hoax itu gak hanya dilakukan di hilir seperti pemblokiran situs. Nah, maka dari itu tahun 2017 ini pihaknya akan fokus memerangi hoax di hulu yakni membuat masyarakat sehat bersikap di dunia maya. Pemerintah akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait konten didunia maya. Upaya untuk membuat masyarakat bisa menyaring informasi sendiri itu dirasa lebih efektif. Kalau masyarakat sadar dan bisa memproteksi diri sendiri itu justru lebih baik. Selain itu media online diharapkan membuat informasi yang sesuai aturan, tidak asal menjadi yang pertama mengabarka
    Read More
  • 26

    Jan

    Berita Hoax Cepet Menyebar Tapi Kenapa Klarifikasi Gak Digubris?

    Kemarin sempat melihat dinding facebook dan terlihat ada yang share detikcom membuat hoax disertai gambar berita dari detiknews soal itu loh yang bawa bendera merah putih ditulisi tulisan arab. Dan yang demikian itu sudah dishare ribuan kali. Dan yang komentar banyak banget, mereka seolah marah-marah boikot detikcom-lah, bakar kantornya-lah, dll. Kadang kalo baca komentar-komentar yang terkesan sadis gitu antara prihatin dan pengen ketawa. Menurut versi ketak-ketik yang komentar sangar-sangar itu sebagian besar gak paham, lihat aja tuh ada yang debat seperti gambar diatas. Antara detikcom dan detiknews aja kurang paham gitu kan? beda atau sama hayo? Dan kemarin sempat iseng tuh naruh link konfirmasi dari detik di tempat yang viral itu, ternyata kebawahnya tetep pada komentar sadis loh. Y
    Read More
  • 24

    Jan

    Lagi Kegiatan Kampus Memakan Korban Jiwa, STOP Kekerasan!

    Setelah kemarin heboh kasus Amir yang tewas dianiaya senior di STIP, kini ada lagi kasus mahasiswa yang meninggal karena ikut acara kampus tepatnya dari kampus UII Jogja dalam kegiatan The Great Camping (TGC) atau pendidikan dasar (diksar). Dan yang memprihatinkan korbanya lebih dari 1 orang. Fadli meninggal (20/1) saat dalam perjalanan ke puskesmas dan Asyam meninggal (21/1) di RS Batesda Jogja, serta ada satu lagi korban bernama Abyan yang masih dirawat di RS Jogja International Hospital (JIH). Kegiatan TGC itu diadakan di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017. Diikuti 37 peserta, 34 laki-laki dan 3 perempuan. Pihak kampus sempat memberi keterangan bahwa kegiatan itu sudah berjalan 37 tahun dan t
    Read More
- Next

Search

Author

Widhawati
Twitter @mbak_widha || Instagram @widhawatitok

Recent Post