Selamat pagi para pembaca yang beriman, hadirku pagi ini mau ketik berita aja. About pelaku teror, mulai dari teror mata sapi, teror dadar, teror asin hingga kerak teror, #ehloh… baru opening udah main ngaco!!! Setop ngaco lanjut, Serius dimulai: Teror is not telor, so teror is pelaku teror yang kebanyakan suka mainan bom-bom gak pakek kar. Pelaku teror atau terorisnya itu seperti gak ada matinya, mungkin mati satu tumbuh seribu gitu ya jadinya yang namanya teror itu sepertinya selalu ada-ada saja. Setiap tahun selalu ada ulah teroris yang menggemparkan bahkan memakan korban. Tapi, kisah teroris yang lagi ngehit saat ini agak beda gitu, karena tersangka terorisnya ada yang menyerahkan diri.

Dimulai dari si Thorik yang menyerahkan diri ke polisi 9/9/12, terus kemarin disusul Yusuf Rizaldi. Wah, kalo Terorisnya Pada Menyerahkan Diri gitu haruskah bilang wow gitu? ya, mudah-mudahan teroris yang lainnya nyusul ya, jadi nantinya tidak ada lagi penggrebekan yang menggagetkan warga sekitar, terus gak ada korban juga karena efek penggrebekan. Terus gak ada teroris yang bikin teror lagi, terus betapa aman dan nyamannya dunia ini, tapi apa itu mungkin? ya, mungkin bila teoris itu pada nyerahin diri, atau kalo tidak nyerahin diri ya minimal diam-diam tobat gitu lah.

Semoga penyerahan diri para tersangka teroris itu benar-benar iklas ya, terus beritikat baik untuk mau mengungkap kelakuan teman-temannya yang lain yang belum pada nyadar bahwa mainan bom atau senjata begituan itu tidak baik, bisa mematikan diri sendiri ataupun orang lain. Meski apa yang mereka mainin bisa bikin mati, tapi kan mereka konon mati karena jihat? ah, masak kayak gitu jihat sih, jihat kok kejam.

Salam ketak-ketik teror opor dari pojokan…..


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

  • Facebook
  • TwitThis
  • Google
  • Digg
  • Yahoo! Buzz
  • del.icio.us
  • Mixx
  • blogmarks
  • Print this article!