Terimakasih Sudah Berkunjung

Lagi Kegiatan Kampus Memakan Korban Jiwa, STOP Kekerasan!

24 Jan 2017

Setelah kemarin heboh kasus Amir yang tewas dianiaya senior di STIP, kini ada lagi kasus mahasiswa yang meninggal karena ikut acara kampus tepatnya dari kampus UII Jogja dalam kegiatan The Great Camping (TGC) atau pendidikan dasar (diksar). Dan yang memprihatinkan korbanya lebih dari 1 orang. Fadli meninggal (20/1) saat dalam perjalanan ke puskesmas dan Asyam meninggal (21/1) di RS Batesda Jogja, serta ada satu lagi korban bernama Abyan yang masih dirawat di RS Jogja International Hospital (JIH).

Kegiatan TGC itu diadakan di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017. Diikuti 37 peserta, 34 laki-laki dan 3 perempuan.

Pihak kampus sempat memberi keterangan bahwa kegiatan itu sudah berjalan 37 tahun dan tidak ada kekerasan. Pihak kampus sedang dalam upaya mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi:

“Tidak ada kurikulum seperti itu (kekerasan). Kami masih bekerja untuk mencari apa yang sesungguhnya yang terjadi,” kata alumnus pertama Mapala Unisi, Dr Achiel (via detiknews).

Yakin gak ada kekerasan? korbannya lebih dari 1 gitu loh. Lagian si Asyam sebelum meninggal sempat cerita ke ibunya bahwa dia sempat dipukul pakai rotan, diinjak, dll. Bahkan Asyam sempat menyebut nama Yudi!

Yah mungkin aja ada ulah oknum atau senior yang bertindak berlebihan. Biasanya mereka berdalih latihan fisik padahal aslinya bisa dikatakan penganiayaan!

Mapala itu yang pecinta alam itu kan? sayang kalo isinya ada acara kekerasan, kenapa gak ditonjolin soal aksi tanam pohon, mengolah sampah dll. Kalo memang mau latihan fisik ya mending diajak olahraga rutin gitu-gitu ya. Pokoknya yang wajar-wajar gitu loh ya, karena latihan fisik itu bukan berarti terus dipukuli, ditendangi, diinjak atau semacamnya.  Kalopun dihukum disuruh lari atau push-up ya yang sewajarnya jangan berlebihan.

*entahlah… yang pasti sampai sekarang memang masih ada aja acara kekerasan atau perpeloncoan, dimana senior yang sok berkuasa bertindak seenaknya pada juniornya.

Ayok dong pihak sekolah atau kampus mulai mengarahkan kegitan-kegiatan siswanya. Buat yang senior-senior juga jangan sok berkuasa. Perbaiki kegiatan-kegiatan yang sebelumnya bernuansa semacam perpeloncoan entah MOS atau semacamnya itu menjadi kegiatan yang positif dan menyenangkan. Sepertinya sudah gak zaman lagi nyuruh dandan atau bawa atribut aneh-aneh, dimaki-maki, dibentak-bentak! Apalagi kalo sampai dipukuli, diinjak-injak atau semacamnya.

 

Salam Ketak-Ketik,
dr Pojokan


TAGS Peristiwa Pendidikan Ketik Berita

  • BENARKAH HEWAN KEPIK EMAS LANGKA dan MAHAL? Inilah Faktanya!

  • BENARKAH BUAH CIPLUKAN OBAT SEGALA PENYAKIT HINGGA HARGANYA SANGAT MAHAL?

  • SEBEL PULSA HABIS TANPA SEBAB? INILAH CARA TERMUDAH UNTUK STOP ATAU UNREG!

  • Ternyata Tak Semua Ulat Menjadi Kupu-Kupu, Lihat Perubahan Ulat Ini Kamu Pasti Kaget!

  • Menakjubkan! Ada Penampakan Wajah Ditubuh Laba-laba ini, Coba Lihat Menurutmu Ada Berapa Bentuk Wajah?

  • Kisah Angelina Sondakh Semakin Religius: Khatam Alquran Berkali-kali & Berjilbab

  • TEBAT WISATA TEBING BREKSI, COBA LIHAT ADA APA DISINI?

  • Habiskan 1 M, Ini Wajah Asli Nita Talia Sebelum dan Sesudah Operasi Plastik!

  • Pernah Bangkrut Baim Wong Tak Kapok Bisnis Jualan Mie Ayam Lagi

  • Waduh, Artis Pemeran Wiro Sableng Bangkrut Karena Narkoba dan Kini Jadi Petani

  • BAKPIA PRICESS CAKE MILIK SYAHRINI, Apakah Rasanya Secetar Pemiliknya?

  • Tutorial Jilbab Pashmina Gaya Ala Wanita Turki Hanya 3 Langkah Mudah Hasil Cantik Elegan!

  • Trik Pakai Jilbab Agar Wajah Terlihat Tirus, Hanya 3 Langkah Ayo dicoba!

  • 3 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segiempat Simple Tapi Cocok Buat Semua Tipe Wajah

  • Tutorial Hijab Modern Khimar Instan Gaya Syar'i Hanya 3 Langkah Mudah Hasilnya Modis

  • 4 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segi Empat Ala Laudya Cynthia Bella


  • -

    Search

    Author

    Widhawati
    Twitter @mbak_widha || Instagram @widhawatitok

    Recent Post