Terimakasih Sudah Berkunjung

Lomba Blog Pegipegi: Menjelajah Jogja - Candi Borobudur Dengan Sepeda

20 Jan 2015

Suka nulis dan hobi traveling itu sungguh perpaduan yang luar biasa, karena bisa bikin blog dengan niche khusus tentang perjalanan traveling yang dilakukan. Aku blogger tapi sayangnya gak bakat traveling jauh-jauh, takut mabok kendaraan. Boleh dibilang aku ini orang yang kurang piknik, kalau disuruh piknik aku mau ke tempat wisata yang dekat-dekat saja yakni di Jogja, nah berhubung dekat aku inginnya menggunakan sepeda ontel.

Meski hanya milih tempat di Jogja tapi bukan yang dalam kota loh ya, kalau Jogja dalam kota sekitar Malioboro - Keraton - Alun-alun dan sekitarnya aku sudah terlampau sering melakukan sepedaan sendirian. Tapi kalau Jogja yang diluar sana yang bernuansa alami aku belum pernah melakukan, kenapa? Selain gak tau daerahnya juga setidaknya butuh bolo atau konco atau minimal butuh bodyguard, kalau sendirian kan takut diculik gitu (*alasan).

Beberapa rute wisata sepeda yang pernah aku baca dan ingin aku kunjungi adalah yang di Kotagede, dimana disitu ditawarkan kunjungan dengan sepeda ke tempat yang memiliki nilai budaya tinggi yang mulai dilupakan orang. Wisatawan diajak menyisir gang di Kotagede, melihat dan belajar sejarah budaya di kota tua bekas kotaraja kerajaan Mataram Islam. Selain itu juga diajak berkunjung dan belajar kerajinan perak, serta menikmati dan membuat jajanan khas Kotagede. Lalu kalau malam hari bisa bersepeda menyisir jalan dan gang sempit di Kotagede mengujungi tempat-tempat sakral dan mempelajari sejarah budayanya. Menarik bukan?

Rute wisata sepeda selanjutnya adalah bersepeda di pedesaan Desa Wisata Tembi, Manding,Kasongan,Imogiri, Pantai Parangtritis Bantul. Menyusuri desa wisata Tembi hingga sentra kerajinan kulit di Manding - Kasongan. Setelah itu kembali pancal sepedanya menyusuri pedesaan di Imogiri. Karena melintasi area persawahan maka nanti akan menjumpai aktifitas para petani, entah sedang bercocok tanam, membajak sawah, menuai padi atau bahkan melihat hamparan padi yang hijau royo-royo atau yang sudah mulai berisi dan merunduk, dimana semua pemandangan tergantung sikon yang ada saat itu. Nantinya juga dapat menyaksikan Jembatan gantung yang membelah sungai opak dan sungai Oyo. Bahkan menyusuri tepi kali opak dengan pemandangan bukit hijau diselatan disepanjang tepi pantai parangtritis, lalu bisa santai-santai istirahat sejenak di tepi sungai opak dengan latar belakang jembatan Kretek yang melintas di atas sungai Opak. Lanjut bersepeda lagi dan sampailah di Pantai Parangtritis atau Pantai Depok. Puas-puasin deh menikmati suasana pantai, say hello sama yang punya pantai selatan atau apa gitu, emang yang punya pantai selatan siapa? Yang punya ya Tuhan lah masak nyi roro kidul. Nah, kalau lapar bisa langsung menikmati kuliner pasar ikan dimana disitu ada berbagai macam rumah makan dengan menu utama ikan. Seru kan?

Kemudian wisata sepeda selanjutnya yang paling aku inginkan adalah mengelilingi desa-desa dan candi-candi di kawasan Borobudur, lalu disana kan ada pengrajin-pengrajin juga, misal mampir belajar membuat Gerabah atau Batik Tulis atau apa gitu sembari menikmati suasana pedesaan, meski aslinya aku juga orang ndeso tapi kan belum pernah ke pedesaan sekitar candi Borobudur, yang merupakan candi bersejarah di dunia. Kalau menyisir ke candi Prambanan dengan sepeda sih sudah pernah, karena aku pernah pulang Klaten naik sepeda ontel, waktu balik lagi ke Jogja mampir disekitaran Prambanan, lalu istirahat di Kalasan dekat Prambanan tempat para waria mencari nafkah alias ngamen, sambil nyruput dawet sambil menikmati ciptaan Tuhan yang ternyata aku amat sangat terlampau kalah centil dari mereka (waria).

Kenapa aku pilih wisata sepeda dan kenapa hanya di Jogja?

Pertama, jelas karena aku suka bersepeda. Kedua, bersepeda itu ramah lingkungan, terlebih di Jogja alamnya mendukung karena jalannya tidak berbukit atau bergunung sehingga nyaman untuk bersepeda. Kalau di Jogja juga hemat tiket pesawat karena aku gak perlu naik pesawat untuk berkunjung ke Jogja.

Apa yang bisa atau akan dilakukan dengan wisata sepeda itu?

Yang pasti nantinya bisa menuliskan sesuatu entah sekedar cerita atau promosi tempat wisata atau bahkan promosi tentang gerakan bersepeda. Terus kadang orang Indonesia itu terlampau narsis gitu kan, misal berkunjung ke Cina, lalu tembok besarnya dicoretin kata “Indonesia”, atau main ke Tugu Jogja lalu tugunya ditulisin “I (gambar simbol hati) Susi 4ever”, atau berwisata ke taman sari lalu disebuah pohon ditulisin “paijo pernah disini” dan semacamnya.

Nah, berhubung aku orang Indonesia maka nanti kalau berwisata sepeda juga akan narsis, tapi narsisnya gak seperti mereka yang merusak keindahan sekitar atau lingkungan, lalu dengan cara apa? Yang pasti gak selfie-selfie loh ya karena aku gak suka selfie, terus piye? Narsisnya dengan nanam sesuatu, ya minimal nanam pohon tanaman cabe lah. Nanti ditanaman cabe itu dikalungin tulisan alamat blogku http://widhawati.blogdetik.com dengan tagline “mari bersepeda, mari bercocok tanam”, tagline yang maintream tapi rapopo. Nanamnya nanti dipekarangan pak RT atau RW atau siapa gitu, kalau si tanaman cabe itu akhirnya hidup dan berbuah ya biar disambel yang punya pekarangan entah pak RT atau siapa gitu, kalau akhirnya mati? Ya sudah, Inalillahi. Gimana, cocok kan aku jadi blogger pencinta cabe-cabean lingkungan? *ciaa2…

Yah, ditengah berbagai isu global warming yang akhir-akhir ini memunculkan gerakan-gerakan hijau maka dalam hal berwisata pun sepertinya juga perlu Ecotourism. Langkah kecilnya adalah dengan berperilaku hijau saat berwisata, misal tidak buang sampah semena-mena atau mencorat-coret atau merusak lingkungan sekitar. Gitu, ajah!

Salam Ketak-Ketik,
dr pojokan


TAGS wisata sepeda jogja

  • BENARKAH HEWAN KEPIK EMAS LANGKA dan MAHAL? Inilah Faktanya!

  • BENARKAH BUAH CIPLUKAN OBAT SEGALA PENYAKIT HINGGA HARGANYA SANGAT MAHAL?

  • SEBEL PULSA HABIS TANPA SEBAB? INILAH CARA TERMUDAH UNTUK STOP ATAU UNREG!

  • Ternyata Tak Semua Ulat Menjadi Kupu-Kupu, Lihat Perubahan Ulat Ini Kamu Pasti Kaget!

  • Menakjubkan! Ada Penampakan Wajah Ditubuh Laba-laba ini, Coba Lihat Menurutmu Ada Berapa Bentuk Wajah?

  • Kisah Angelina Sondakh Semakin Religius: Khatam Alquran Berkali-kali & Berjilbab

  • TEBAT WISATA TEBING BREKSI, COBA LIHAT ADA APA DISINI?

  • Habiskan 1 M, Ini Wajah Asli Nita Talia Sebelum dan Sesudah Operasi Plastik!

  • Pernah Bangkrut Baim Wong Tak Kapok Bisnis Jualan Mie Ayam Lagi

  • Waduh, Artis Pemeran Wiro Sableng Bangkrut Karena Narkoba dan Kini Jadi Petani

  • BAKPIA PRICESS CAKE MILIK SYAHRINI, Apakah Rasanya Secetar Pemiliknya?

  • Tutorial Jilbab Pashmina Gaya Ala Wanita Turki Hanya 3 Langkah Mudah Hasil Cantik Elegan!

  • Trik Pakai Jilbab Agar Wajah Terlihat Tirus, Hanya 3 Langkah Ayo dicoba!

  • 3 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segiempat Simple Tapi Cocok Buat Semua Tipe Wajah

  • Tutorial Hijab Modern Khimar Instan Gaya Syar'i Hanya 3 Langkah Mudah Hasilnya Modis

  • 4 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segi Empat Ala Laudya Cynthia Bella


  • -

    Search

    Author

    Widhawati
    Twitter @mbak_widha || Instagram @widhawatitok

    Recent Post