Terimakasih Sudah Berkunjung

Pengamalan Pancasila Dalam Bersosial Media

21 Mar 2013
  • Cara Mudah Cantik Alami Dengan Minyak Bulus Mamasean Asli

  • Judulnya sangar ya? Tapi sori dong ya, isi tetep menye-menye. Yiah, jaman gini adalah jamannya kehidupan bersosial media, dimana itu semua merupakan efek dari era globalisasi teknologi informasi yang ternyata mampu mengaduk-aduk gaya hidup orang masa kini. Dengan sosial media orang merasa lebih eksis, gaul, bebas atau apalah gitu. Layaknya dikehidupan nyata, mungkin kehidupan didunia maya juga butuh peran Pancasila sebagai penguat identitas bangsa diera kehidupan bersosial media gitu ya.

    Kehidupan bersosial media itu meliputi apa saja? Ya kalo yang kental saat ini meliputi facebook, twitter, youtube atau mungkin blog dan lain sebagainya, tapi yang merajai berbagai kalangan di Indonesia adalah facebook sama twitter.

    Tak jarang kehidupan disosial media itu begitu rumit dari yang alay hingga lebay dihiasi dengan bully bahkan kadang bully itu lanjut didunia nyata. Padahal kan Indonesia ini punya identitas yang unik yakni Pancasila. Nah, gimana kalau Pancasila itu diamalkan dalam kehidupan bersosial media?

    Gimana caranya? Dengan berharlem shake mengenakan pakaian batik dengan lambang garuda didada masing-masing gitu kah, so dunia tau “wah batik ada gambar garudanya, pasti orang Indonesia ni”, gitu? Ya, gak gitu juga kali, pengamalan loh ya bukan sekedar pelambangan semata tapi lebih ke pengamalan dalam kehidupan sehari-hari disosial media.

    Pancasila, panca itu lima, sila itu prinsip. Memang cuma 5 sih, tapi lima itu bisa mencakup semua aspek kehidupan. Dan yang cuma 5 itu mungkin ada yang sudah lupa bunyinya? Mungkin ada, apalagi yang sudah tidak pernah ikut upacara bendera seperti yang nulis ini.

    Sila I. KETUHANAN YANG MAHA ESA

    Gimana pengamalannya dalam kehidupan bersosial media? Ya sama seperti dikehidupan nyata yakni dengan saling menghormati antar pemeluk agama, dengan tetap saling follow meski tak seagama, saling komentar dengan santun dengan tidak memaksakan bahwa agamanya yang paling bagus atau apa gitu, kalau bikin postingan diblog tanpa merendahkan agama lain, kalau bermain internet tergoda yang porno-porno kuatkan iman ingat Tuhan. Dan lain sebagainya.

    Sila II. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

    Kalau sila ke 2 ini pengamalannya mungkin dengan saling mencintai antar sesama manusia gitu, ingat loh ya saling mencintai disini bukan berarti harus saling jadian, saling mencintai disini artinya mengakui persamaan derajat jadi tidak semena-mena terus ngatain follower atau teman fbnya kamseupay kayak disinetron-sinetron gitu, tentu menganggap kamseupay kepada sesama itu seharusnya tidak perlu dilakukan. Hindari saling membully antar sesama, harus penuh tenggang rasa atau tepo sliro, catet: tepo sliro loh ya bukan kepo sliro, karena nyatanya kini media sosial jadi media kepo, misal untuk memata-matai twitter atau fb mantan pacar/istri/suaminya gitu.

    Sila III. PERSATUAN INDONESIA

    Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika itu adalah salah satu butir pengamalan Pancasila sila ke 3. Sedangkan media sosial saat ini kan bak media gaul gitu kan, jadi gaul dengan fb atau twitter dan sejenisnya gitu berarti tidak dilarang kan? so lanjutkan pergaulanmu dengan jejaring sosialmu tapi demi persatuan dan kesatuan bangsa loh ya, jangan saling membully antar sesama, ingat sila ke 2! Kalau pakai akun anonim terus ngetweet pedas bernada provokatif yang memicu perpecahan dengan nyerang orang/kelompok lain apalagi dengan modus cari keuntungan sendiri gitu sebenarnya juga gak Pancasila banget sih, tapi faktanya ada yang main begituan.

    Sila IV. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN

    Sila ke 4 ini pangamalannya dalam bersosial media itu seperti apa ya? Kalo di kehidupan nyata kan ini bisa diamalkan ketika rapat untuk memutuskan apa gitu, nah kalau disosial media? (keluarin jurus *ngacooooo) contoh sederhana pengamalannya mungkin dengan tidak menggunakan media sosial untuk sarana memaksakan kehendak gitu kali ya, mungkin besuk mau ada musyawarah memilih ketua osis atau ketua RW terus malamnya calon ketua ngirim DM ke twitter temen-temennya untuk memilih dia gitu dengan iming-iming atau ancaman, nah pastinya itu tidak diperbolehkan.

    Sila V. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

    Salah satu butir sila ke 5 adalah tidak bergaya hidup mewah, tapi jaman gini orang habis gajian duitnya langsung diphoto terus diupload di facebook, ada mobil bagus diajak foto bareng padahal itu juga gak tau mobil punya siapa yang penting foto keliatan wuah gitu terus diupload ditwitter. Abis belanja di mall borong tas branded juga diphoto diunggah ke facebook dipamerin padahal aslinya barang kw. Butir lainnya adalah tidak hidup boros, beli pulsa untuk facebookan atau twitternya ya secukupnya aja, utamakan beli beras dulu baru pulsa itu nomer sekian gitu. Ada juga butir untuk menghargai hasil karya orang lain, contohnya nih tulisan kayak begini dari atas sampai bawah meski ngaco tapi termasuk hasil karya loh ya, jadi hargailah seribu-dua ribu gitu!!!! *gak dhing bercanda! Contoh menghargai karya orang lain itu misalnya ada temen ngedit foto terus dipakai untuk avatar ditwitter, menurut kamu hasil editan dia itu jelek, jelek banget malah, tapi ya kamu tetap harus bisa menghargai hasil kreatifitas dia gitu.

    Sebenarnya banyak banget butir-butir dalam masing-masing sila Pancasila itu, tapi contoh diatas hanya yang sederhana saja, yang mungkin biasa terjadi dikehidupan bersosial media terutama yang bully tuh, seolah jejaring sosial itu jadi media bully masa kini gitu. Dimana bully itu biasa juga dilakukan rame-rame, andai saja orang yang suka ngebully itu ingat dan ngamalin Pancasila dalam kehidupan bersosial medianya, pasti mendadak kalem seketika.

    Kira-kira pada berani gak ya, nerapin Pancasila dalam kehidupan bersosial media? Karena diera teknologi informasi dan sosial media seperti saat ini sepertinya kebanyakan orang lebih suka bermain-main dengan bebas, seolah indentisas bangsa yang unik seperti Pancasila itu perannya dikesampingkan.

    Kalau misal twitteran atau facebookannya bedasar Pancasila gitu pasti sangar banget, “wah ini facabookan kok ramah dan kalem banget, pasti orang Indonesia”, kalo gitu kan berarti cie-cie….. Gitu kan.

    Tapi sepertinya yang sedemikian rupa itu konyol banget sih, dan mungkin malah mengundang tawa karena dirasa aneh gitu “masak iya ada pengamalan pancasila dalam bersosial media?”, karena memang faktanya banyakan dimedia sosial saat ini dianggap sebagai ruang yang bebas sebebas-bebasnya dihiasi dengan aneka bully yang gimana gitu.

    Meski berasa konyol tapi selaku blogger Pendiam BeGeTe aku tetap mengajak teman-teman untuk memenfaatkan jejaring sosial dengan baik dan benar apalagi dengan mengamalkan Pancasila, *sangar gak tuh? Kalau Pancasila diterapkan dalam kehidupan bersosial media, tentu bagaimanapun efek negatif globalisasi dan multikultural dari luar itu tidak akan mampu mengobrak-abrik indentitas bangsa Indonesia yang unik itu, betul gak?

    Ketika membuat tulisan ini tuh berasa kejaman SD-SMP-SMA yang mana ada pelajaran PPKn kalo sekarang mungkin sudah ganti, kalau jaman kuliah nama matkul nya kewarganegaraan. Dimana pelajaran itu tuh adalah pelajaran paling mudah untuk mendapatkan nilai bagus, karena hanya butuh penghafalan sebelum ujian, penghafalan loh ya, bukan pengamalan.

    Kalo dulu kan sebatas penghafalan agar dapat nilai bagus gitu kan, nah mungkin pengamalannya adalah sekarang, dengan membuat tulisan ini kan berarti aku mengamalkan sila ke 2 KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB, karena tulisan ini adalah bentuk cintaku padamu, *cie-cie….

    Salam ketak-ketik “bersosial media” dari pojokan…..


    TAGS Pancasila pengamalan pancasila pancasila dalam jejaring sosial pancasila dalam bersosial media

  • Tip Belanja Online Murah: Agar Gak Dapat Barang Super Mahal!

  • Ternyata Tak Semua Ulat Menjadi Kupu-Kupu, Lihat Perubahan Ulat Ini Kamu Pasti Kaget!

  • Menakjubkan! Ada Penampakan Wajah Ditubuh Laba-laba ini, Coba Lihat Menurutmu Ada Berapa Bentuk Wajah?

  • Kisah Angelina Sondakh Semakin Religius: Khatam Alquran Berkali-kali & Berjilbab

  • Oke Sip! KPI Larang TV Tampilkan Pria Bergaya Perempuan (Ngondek / Banci)

  • Habiskan 1 M, Ini Wajah Asli Nita Talia Sebelum dan Sesudah Operasi Plastik!

  • Pernah Bangkrut Baim Wong Tak Kapok Bisnis Jualan Mie Ayam Lagi

  • Waduh, Artis Pemeran Wiro Sableng Bangkrut Karena Narkoba dan Kini Jadi Petani

  • Siswa SD Goyang Seronok Saat Acara Pesta Perpisahan, Guru Justru Tertawa Seolah Terhibur!

  • Tutorial Jilbab Pashmina Gaya Ala Wanita Turki Hanya 3 Langkah Mudah Hasil Cantik Elegan!

  • Trik Pakai Jilbab Agar Wajah Terlihat Tirus, Hanya 3 Langkah Ayo dicoba!

  • 3 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segiempat Simple Tapi Cocok Buat Semua Tipe Wajah

  • Tutorial Hijab Modern Khimar Instan Gaya Syar'i Hanya 3 Langkah Mudah Hasilnya Modis

  • 4 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segi Empat Ala Laudya Cynthia Bella


  • -

    Search

    Author

    Widhawati
    Twitter @mbak_widha || Instagram @widhawatitok

    Recent Post