Terimakasih Sudah Berkunjung

Serunya Jejak Petualangan Terios “7-Wonders Sumatera Coffee Paradise”

9 Nov 2012
  • Cara Mudah Cantik Alami Dengan Minyak Bulus Mamasean Asli

  • Mobil Sahabat Petualang yang bernama Daihatsu Terios telah sukses melakukan petualangan 14 hari menjelajah keindahan alam pulau sumatera dan mengeksplorasi “7-Wonders Sumatera Coffee Paradise”. Perjalanan dimulai tanggal 10, bulan 10, diikuti 10 orang dengan menggunakan tiga unit Daihatsu yakni Terios TX-AT (2 unit) dan Terios MT (1 unit). Perjalanan pertama dimulai dari Jakarta menuju Liwa dengan menempuh jarak hingga 567 km. Ketika fajar menyingsing Tim sudah sampai diujung pulau Sumatera, dengan kondisi jalan yang mulus kecepatan yang bisa diraih Terios mencapai 120 km/jam namun sesampainya di kota Lampung kecepatan harus diturunkan menjadi 40 km/jam karena kondisinya lumayan padat. Setelah kota Lampung terlewati maka perjalanan utama menuju Liwa pun ditempuh. Liwa adalah daerah pegunungan yang berada diwilayah Lampung barat yang merupakan jalur strategis penghubung tiga wilayah provinsi yakni Lampung, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Dan disitulah Terios berserta tim 7wonders melakoni rintangan pertamanya karena harus melewati jalanan yang berliku dengan tikungan yang pendek dan tanjakan yang terjal.

    Liwa, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise Yang Pertama

    Setelah melewati rintangan pertama yakni jalan berliku dengan tikungan pendek dan tanjakan yang terjal, tim pun sampai di kota Liwa, disinilah Sumatera Coffee Paradise yang pertama tercium aroma khasnya. Di kota Liwa itu tim mendatangi pengolahan kopi luwak yang ternyata sudah dikenal hingga mancanegara. Dari seseorang yang bernama M. Khodis yakni seorang penyuluh pertanian yang sekaligus mempunyai pabrik pengolahan kopi , tim memperoleh banyak informasi tentang cara pengolahan kopi yang terkenal hingga mancanegara itu. Dipabrik pengolahan kopi milik pak M. Khodis kopi yang diolah adalah kopi yang berasal dari hasil pertanian warga sekitar. Untuk pengolahannya selain pengolahan dengan cara lama juga mengembangkan kopi beraroma dimana sudah dicoba dikembangkan ada dua macam aroma yakni aroma ginseng dan pinang.

    Selain pengolahan kopi aroma di kota Liwa, tim 7wonders juga mengunjungi pengolahan kopi luwak yang lokasinya tak jauh dari danau Ranau yakni danau yang terbesar kedua di pulau Sumatera. Ada yang sudah tau kopi luwak? Ya, kopi luwak adalah kopi yang berasal dari sisa kotoran biji kopi yang dimakan oleh binatang luwak atau musang. Boleh dibilang e’eknya luwak gitu ya, tapi jangan berfikir ini menjijikan gitu loh ya, karena yang namanya kopi luwak itu justru rasanya nikmat, mahal harganya dan sudah terkenal didunia. Harga perkilonya antara Rp 400.000 hingga jutaan rupiah loh. Kok mahal gitu? Ya, wajarlah karena proses pembuatannya saja melibatkan makhluk lain yakni musang alias luwak. Tipe musang yang berbedapun menghasilkan rasa kopi yang berbeda pula, ditempat pengolahan kopi tersebut selama ini ada dua jenis musang yang turut serta menghasilkan kopi nikmat yakni musang pandan dan musang bulan. Seperti halnya tanaman pandan yang baunya wangi ternyata hasil kopi yang dihasilkan musang pandan lebih wangi ketimbang yang dikeluarkan musang bulan.

    Proses pembuatan kopi luwak itu gimana sih, kok katanya itu e’eknya musang? Singkatnya begini, kopi yang sudah dipanin itu disortir atau dipilih yang sudah merah merata dan bentuknya bulat, setelah itu direndam kedalam air, kemudian hanya kopi yang tenggelam saja yang dipilih untuk nantinya diberikan kepada musang yang memang sengaja dipelihara dikandang. Sang musang pun nantinya juga hanya memakan biji kopi yang menurutnya bagus untuk dimakan. Biji kopi yang sudah dimakan oleh musang itu pun terfermentasi didalam perut musang hingga akirnya keluar menjadi kotoran musang namun bentuknya masih utuh berupa biji kopi. Kemudian kopi-kopi dari kotoran musang itu dikumpulkan dan dipisah agar tidak mengumpal. Setelah itu dijemur sampai kering, lalu dibersihkan dan baru digiling sehingga menjadi serbuk kopi luwak yang sangat nikmat bila disedu dengan air panas.

    Nah, usai mengeklorasi kota Liwa dengan kopi aroma dan kopi luwaknya, tim 7wonders pun menuju ke tempat 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise selanjutnya yang tentu saja dengan menunggangi mobil sahabat petualangan yang bernama Terios.

    Lahat, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise Yang Kedua

    Lahat adalah kota tertua di Sumatera dimana usianya sudah mencapai 130 tahun, kota ini dulunya dirancang oleh Belanda ketika menjajah Indonesia. Kunjungan dikota Lahat memiliki makna tersendiri bagi tim 7wonders karena dikota ini tim disambut hangat oleh orang nomer satu dikota Lahat yakni H Saifudin Aswari Riva’i SE. Dikota Lahat dari dulu ada yang namanya budaya minum kopi karena secangkir kopi adalah lambang persahabatan. Dikota ini juga dulunya banyak petani kopi, namun berhubung pemasarannya dikuasai tengkulak dengan harga yang kadang dipermainkan oleh tengkulak maka banyak petani yang meninggalkan kebun kopinya. Dengan adanya 7wonders Sumatera Coffee Paradise yang singgah ke Lahat diharapkan bisa menggairahkan kembali para petani untuk kembali memaksimalkan kebun kopi mereka. Perjalanan di kota Lahat tak hanya disambut baik oleh orang nomer satu di Lahat tapi juga ada kejutan dari orang nomer satu itu yakni ketika beliau menunjukan mobil dinasnya yang bernomor BG 1 E ternyata adalah Daihatsu Terios. Nah, itu berarti Daihatsu Terios itu bukan hanya sahabat petualang tapi juga menjadi tunggangan orang nomer satu di kota Lahat.

    Pagaralam, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise Yang Ketiga

    Perjalanan ke Pagaralam ternyata lumayan bergelombang dan berkelok-kelok bahkan desertai tanjakan terjal. Saat menghadapi tanjakan lumayan terjal agar akselerasi tetap terjaga posisi shifter bergeser ke L. Nah, ketika sudah agak landai bergeser lagi ke 2 , D-3 dan juga D. Dan ternyata meski penuh dengan penumpang dan barang bawaan, ketiga terios yang terdiri dari 2 tipe matik dan 1 manual dengan sukses mengatasi aneka tantangan yang berkelok dan terjal. Konon Pagaralam adalah daerah penghasil kopi terbesar di Sumatera. Selain banyak kebun kopi juga banyak kebun teh dan juga sawah bahkan Pagaralam menjadi salah satu lumbung padi di Sumatera Selatan. Selain itu Pagaralam juga lumayan maju dibidang perikanan, hal itu terbukti dengan banyaknya kolam ikan yang dikelola masyarakat sekitar.

    Di Pagaralam tim tak lupa mencari tempat pengolahan kopi untuk menyaksikan langsung proses pengolahannya, dan ternyata sistem pengolahan kopi di Pagaralam mirip dengan sentra kopi di Liwa dan Lahat. Hanya saja cara me-roaster biji kopinya agak berbeda karena memutarnya sudah menggunakan mesin. Ketika di Pagaralam tim sempat melalui jalan yang lumayan kecil dan sedikit light off-road dan bahkan harus membawa Terios menyeberang sungai kecil. Dengan ground clearence yang tinggi membuat tim yakin bahwa sungai itu bukanlah masalah untuk dilewati, alhasil itu benar adanya karena tim bisa lancar melewati sungai kecil itu. Usai menjelajah Pagaralam tim pun bergerak menuju 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise berikutnya, dimana? Simak terus ya, serunya Jejak Petualangan Terios 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise

    Empat Lawang, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise Yang Keempat

    Nah, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise selanjutnya yang keempat adalah Empat Lawang. Dimana kabupaten Empat Lawang itu memiliki ikon biji kopi dan Kopi adalah salah satu komoditas andalan kabupaten Empat Lawang. Sebelum sampai di Empat Lawang lagi-lagi tim harus melakoni jalan yang sempit dan berkelok-kelok ketika keluar dari kota Pagaralam menuju Tebing Tinggi di desa Jarai - Pendopo, sehingga butuh kehati-hatian ekstra agar tidak terjadi kecelakaan.

    Di Empat Lawang tim mengunjungi pengolahan kopi milik Pak Anang Zairi yang ternyata kopi di Empat Lawang itu beda loh dari kopi-kopi yang dieksplor sebelumnya, karena merupakan hasil percampuran Arabica dan Robusta. Dan sistem pengolahan kopi ditempat pak Anang pun tergolong sudah tertata rapi.

    Selain ikon biji kopi, tim juga menemukan hal unik lainnya di Empat Lawan yakni seragam batik yang dipakai seluruh pegawai di pemerintahan setiap Kamis itu menggunakan motif biji kopi. Bahkan pemerintah kabupaten Empat Lawang sedang berusaha mewujudkan showroom khusus perkopian. Kayu kopi yang biasanya dibuang atau hanya dipakai sebagai bahan kayu bakar pun dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan sehingga memiliki nilai jual lebih. Tak hanya kayunya, daunnya pun juga disulam menjadi hasil kerajinan yang unik contohnya tempat tisu dan lain sebagainya.

    Curup Kepahiang, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise Yang Kelima

    Curup adalah salah satu sentra penghasil kopi di daerah Bengkulu. Perjalanan yang berkelok-kelok naik dan turun membuat tim seperti sedang menari dengan kompak bersama Terios. Jalan yang dilewati relatif sepi tapi sempit loh. Tapi dengan mesin berkapasitas 1.500 cc ternyata membuat Terios cukup handal, begitu pula dengan suspensinya. Sekalipun terjeblos dilubang jalan berulang kali namun tak ada masalah yang berarti. Dan ternyata jalan yang berkelok-kelok dan penuh tanjakan harus dilewati tim sepanjang perjalanan menuju Bengkulu.

    Sesampainya di Bengkulu tim 7wonders mengunjungi acara CSR berupa penyerahan bantuan untuk Posyandu dan juga UKM. Setelah mengikuti serangkaian acara CSR tim segera berburu kuliner dan berwisata diobyek wisata yang ada di Bengkulu, salah satunya adalah obyek wisata rumah pribadi Ibu Fatmawati Soekarno Putri yang terletak jalan Fatmawati Bengkulu. Kondisi wisata rumah pribadi Ibu Fatmawati itu tergolong cukup terawat dan tempat wisata tersebut termasuk rumah bersejarah yang menjadi aset pemprov Bengkulu. Selain itu tim juga mengunjungi rumah pengasingan Bung Karno di sekitar 1940-an.

    Setelah puas berwisata, perjalanan pun dilanjutkan dengan kondisi jalan yang berbeda dengan sebelumnya karena jika sebelumnya jalan yang dilalui berupa tanjakan dan jalan yang berkelok-kelok didalam pegunungan dan hutan, maka perjalanan berikutnya adalah bernuansa pantai karena tim melewati jalur pantai barat trans Sumatera. Namun demikian tikungan-tikungan yang ada juga lebih tajam. Tip dari tim 7wonders jika melewati rute pantai barat Sumatera adalah jangan ragu untuk membawa jerigen cadangan bensin minimal 10 liter. Dikarenakan minimnya jumlah POM Bensin. Selain itu juga hindari perjalanan malam hari karena kondisi jalanan yang lumayan ekstrem.

    Mandailing Natal, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise Yang Keenam

    Dalam sejarah perkopian Indonesia tercatat bahwa Mandaling Natal adalah tempat yang menjadi pusat kopi Arabica pertama kali di tanam tepatnya didesa Pakantan. Didesa Sambang juga banyak kopi jenis Arabica dan Robusta, konon tanaman kopi yang ada didesa Sambang usianya sudah puluhan tahun dan bahkan mungkin ratusan tahun. Saat mengeksplorasi kopi Mandheling dibeberapa desa, perjalanan pun tak luput dari kondisi jalan sempit dari yang beraspal hingga yang tidak, hujan pun membuat jalan yang tak beraspal menjadi medan yang becek. Dengan kondisi jalan yang sedemikian rupa Ground clearence Terios pun teruji dan tak mudah mentok. Sementara performa girboks matik dan juga mesin 1.500 vvti pun terbukti oke. Dipaksa main off-road juga tetap oke. Dan ketika mengeksplorasi kebun kopi di Desa Sambang Banyak Jae Ulu Pungud Mandailing Natal itu menjadi salah satu pengalaman seru nan menyenangkan bagi tim 7wonders.

    Takengon, 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise Yang Ketujuh

    7-Wonders Sumatera Coffee Paradise yang terakhir dilewati tim adalah diwilayah Takengon. Namun sebelum sampai ke Takengon, tim sempat melakukan kegiatan CSR lagi di Medan dengan memberikan bantuan ke posyandu dan UKM. Selain melakukan kegitan CSR tim juga sempat mampir ke main dealer Daihatsu Medan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan pada 3 Terios agar mobil kembali bugar untuk menempuh rute berikutnya. Perjalanan menuju Takengon juga tak luput dari medan yang berbukit. Konon masyarakat Tangkenon tidak bisa lepas dari kopi dan hampir setiap warga memiliki kebun kopi. Bahkan Takengon menjadi salah satu bagian sejarah penting dalam perkembangan kopi Arabica di Sumatera yang bahkan mendunia.

    Di Takengon tim berkunjung ke gudang dan laboratorium kopi milik pak Bambang yang merupakan pengusaha kopi Gayo. Kopi Gayo adalah kopi jenis Arabica dengan citarasa yang khas. Ternyata kopi produksi pak Bambang sudah merambah pasaran di Eropa Timur dan juga Amerika. Dari eksplorasi kali ini tim 7wonders dapat trik kusus untuk menikmati kopi luwak agar lebih nikmat yakni air yang digunakan harus benar-benar mendidih. Dibutuhkan alat yang bernama ekspresso (alat ini digunakan untuk menyaring kopi sekaligus menurunkan kadar keasamannya) sehingga setelah diminum kopi tak terasa tajam sesampainya di perut.

    Finish

    Setelah usai mengeksplorasi 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise finish pun tiba. Tanggal 24 Oktober 2012 tim 7wonders sampai ditugu “Nol” Kilometer tepat pukul 12.48 WIB dengan total jarak tempuh 3.300 km. Dengan demikian misi untuk mengeksplorasi kekayaan alam Indonesia khususnya wilayah Sumatera pun sudah selesai. Dengan petualangan ini semoga dunia semakin mencium aroma surganya kopi di Sumatera.

    Dan pada dasarnya petualangan ini selain bisa mengeksplorasi kekayaan alam Sumatera juga sekaligus membuktikan bahwa Terios adalah mobil sahabat petualangan sejati. Dan tidak hanya pulau Sumatera saja yang memiliki tujuh lokasi produsen kopi Luwak yang sudah ternama hingga mancanegara, karena dari eksplorasi tersebut juga membuktikan bahwa Terios sendiri juga memiliki tujuh keistimewaan yaitu:

    1. The Only 7 Seeter SUV yakni satu-satu nya mobil SUV (Sport Utility Vehicle) yang menyediakan 7 tempat duduk
    2. Easy Access Entertainment yakni kemudahan akses bagi pengendara untuk menikmati hiburan. Terios sudah dilengkapi dengan system pengoperasian audio yang ada pada stir kemudi.
    3. Tough Style yakni gaya yang sangat gagah, sehingga cocok disebut sebagi mobil petualangan.
    4. City Cruiser, High Ground Clearance yakni jaminan kenyamanan berkendara meski jalan tidak rata.
    5. Easy Handling yakni kemudahan mengendarai karena menggunakan teknologi Electric Power Steering.
    6. Optimal Comfort Suspension yakni suspense yang optimal sehingga semakin member kenyamanan bagi penumpang.
    7. Excellent Strengh yakni Dengan menggunakan mesin 1,5 DOHC VVT-i Terios makin tangguh.

    Cerita dan gambar Serunya Jejak Petualangan Terios “7-Wonders Sumatera Coffee Paradise” yang dipostingan di blog ini bersumber dari

    http://www.daihatsu.co.id/terios7wonders/news


    TAGS Mobil Sahabat Petualang

  • Tip Belanja Online Murah: Agar Gak Dapat Barang Super Mahal!

  • Ternyata Tak Semua Ulat Menjadi Kupu-Kupu, Lihat Perubahan Ulat Ini Kamu Pasti Kaget!

  • Menakjubkan! Ada Penampakan Wajah Ditubuh Laba-laba ini, Coba Lihat Menurutmu Ada Berapa Bentuk Wajah?

  • Heboh Nasib Sheila Marcia: Kini Tubuh Kurus, Banyak Tato & Tindik Bikin Nitizen Prihatin

  • Kisah Angelina Sondakh Semakin Religius: Khatam Alquran Berkali-kali & Berjilbab

  • Inilah Kisah Ngenes Pemain Sinetron Anak Jalanan Yang Sedang Hit Tapi Terjerat Narkoba

  • Oke Sip! KPI Larang TV Tampilkan Pria Bergaya Perempuan (Ngondek / Banci)

  • Habiskan 1 M, Ini Wajah Asli Nita Talia Sebelum dan Sesudah Operasi Plastik!

  • Makin Sepi Job Artis Antagonis 90'an Leily Sagita Kini Jualan Keripik Singkong

  • Mendadak Jadi Super Ganteng, Benarkah Sammy Simorangkir Operasi Plastik?

  • Glenn Fredly Bantah Pindah Agama Demi Aurah Kasih!!!

  • Asmirandah dan Jonas Tak Tampil Lagi Di TV Karena Sepi Job?

  • Apa Iya Afgan dan Rossa Pacaran? Kok Deket Banget ya?

  • Pernah Bangkrut Baim Wong Tak Kapok Bisnis Jualan Mie Ayam Lagi

  • Yannie Kim Orang Indonesia Yang Bikin Heboh Karena Ikut Main Drama Korea

  • Waduh, Artis Pemeran Wiro Sableng Bangkrut Karena Narkoba dan Kini Jadi Petani

  • Fahmi BO, Pemeran Gusur Sireal Lupus Kini Kesulitan Ekonomi, Tinggal Dikontrakan, Makan Mie Instans

  • Kisah Cinta Aming Dibongkar Dan Ternyata Istri Caisar Itu Mantan Kekasih Aming!

  • Siswa SD Goyang Seronok Saat Acara Pesta Perpisahan, Guru Justru Tertawa Seolah Terhibur!

  • Tutorial Jilbab Pashmina Gaya Ala Wanita Turki Hanya 3 Langkah Mudah Hasil Cantik Elegan!

  • Trik Pakai Jilbab Agar Wajah Terlihat Tirus, Hanya 3 Langkah Ayo dicoba!

  • 3 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segiempat Simple Tapi Cocok Buat Semua Tipe Wajah

  • Tutorial Hijab Modern Khimar Instan Gaya Syar'i Hanya 3 Langkah Mudah Hasilnya Modis

  • 4 Langkah Mudah Pakai Jilbab Segi Empat Ala Laudya Cynthia Bella


  • Comment
    • mine 4 years ago

      wow… pastinya perjalanan yang sangat luar biasa

    • Sobari 4 years ago

      hebat…..

    -

    Search

    Author

    Widhawati
    Twitter @mbak_widha || Instagram @widhawatitok

    Recent Post